DepokSpotLight – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar mengevakuasi sebuah drone yang tersangkut di menara seluler setinggi sekitar 20 meter usai digunakan untuk mendokumentasikan konser musik di Rooftop ITC Depok.
Proses penyelamatan berlangsung aman dan drone berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Peristiwa tersebut bermula ketika pemilik drone melaporkan insiden yang dialaminya kepada Damkar Kota Depok setelah perangkat miliknya tidak dapat dievakuasi secara mandiri.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy Haryati, menjelaskan insiden itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, drone diterbangkan untuk merekam jalannya konser musik di Rooftop ITC Depok sebagai kebutuhan dokumentasi kegiatan.
Namun, ketika bermanuver di udara, drone diduga tidak melihat keberadaan menara seluler karena kondisi di sekitar lokasi minim pencahayaan.
Akibatnya, perangkat tersebut tersangkut di bagian menara dan tidak dapat diturunkan.
“Pada saat acara konser musik drone diterbangkan untuk merekam kegiatan konser sebagai dokumentasi. Saat bermanuver, drone tersangkut di menara seluler karena menara tersebut tidak memiliki lampu penanda dan kondisi di sekitar lokasi minim pencahayaan,” ujar Tessy dalam keterangannya, Kamis (30/07/2026).
Setelah menerima laporan, DPKP Kota Depok menjadwalkan proses evakuasi pada keesokan harinya.
Sebanyak empat personel diterjunkan untuk mengevakuasi drone yang berada di ketinggian sekitar 20 meter.
Petugas melakukan proses penyelamatan dengan penuh kehati-hatian mengingat posisi drone berada di atas menara seluler.
Berkat penanganan tersebut, evakuasi berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam.
“Evakuasi dimulai pukul 11.06 WIB dan selesai pada pukul 11.44 WIB. Drone kemudian berhasil diamankan dan diserahkan kembali kepada pemiliknya,” jelas Tessy.
Selama proses berlangsung, kegiatan evakuasi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas di sekitar lokasi.
Damkar Kota Depok mengingatkan para operator drone agar selalu memperhatikan kondisi lingkungan sebelum menerbangkan perangkat, terutama saat malam hari.
Keberadaan menara telekomunikasi, jaringan utilitas, maupun minimnya pencahayaan dapat meningkatkan risiko kecelakaan ketika drone bermanuver di udara.






















